Ada Apa BPMA dan PGE Menggelar Pertemuan Tertutup Di Medan

  • Whatsapp

Ada Apa BPMA dan PGE Menggelar Pertemuan Tertutup Di Medan

MEDAN | Mediahumaspolri.com – Masyarakat Aceh Utara yang tergabung dalam koalisi Blok B Migas mempertanyakan petinggi Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dengan Pema Global Energi (PGE) yang menggelar rapat di hotel Adi Mulia Medan, Hotel bintang lima Sumatera Utara, Senin (14/3/2022).

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan kabid humas koalisi blok B migas, Tri Nugroho, kepada mediahumaspolri bahwa informasi rapat tersebut diperoleh dari Deputi Migas Bidang Perencanaan BPMA Aceh, Bapak Safrul, bahwa petinggi Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dengan Pema Global Energi (PGE) melakukan rapat di hotel adimulia.
” Kami mendapatkan informasi dari pak safrul bahwa petinggi Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dengan Pema Global Energi (PGE) menggelar rapat di hotel adimulia hari ini, makanya kami datang ke lokasi untuk mengecek dan mempertanyakan dasar mereka melaksanakan rapat tersebut diluar daerah dan kenapa tekesan tertutup, kemudian rapat yang digelar tersebut apa ada kaitanya dengan persiapan pembangunan sesmik migas di blok B Aceh Utara” pungkas tri.

Selain itu tri juga menyebutkan bahwa, informasi yang didapat pihaknya pertemuan di hotel Adi Mulia Medan turut di hadiri Agussalim Humas PT PGE, T.Khairil dan Basri.

“Apabila rapat tersebut benar diadakan di hotel adimulia medan, maka kita sangat menyesalkan pertemuan tersebut, karena hanya menghabiskan anggaran saja. Kita juga mempertanyakan kenapa pertemuan itu di lakukan di Medan, kenapa tidak di lakukan di Aceh saja,” ucap tri.

Setelah ditelusuri, ternyata informasi yang diberikan pihak Pak Safrul kepada masyarakat koalisi Blok B Migas tidak benar, sehingga Tri Nugroho menyayangkan informasi yang diberikan oleh Safrul tersebut kepada pihaknya yang terkesan tidak profesional dan integritas dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

“Kami sangat menyayangkan informasi yang diberikan oleh Safrul tersebut kepada kami karena terkesan tidak profesional dan integritas dalam memberikan informasi yang valid kepada masyarakat” (ucap tri dengan nada kecewa).

Red/Mariyus Giawa
Jurnalis MHP Prov. Sumut

Pos terkait