Kecelakaan lalulintas saat pemadaman PJU berlangsung kembali terjadi di Mojokerto. Kali ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus.

  • Whatsapp
banner 728x250

MOJOKERTO – www.mediahumaspolri.com ..Kecelakaan lalulintas saat pemadaman PJU berlangsung kembali terjadi di Mojokerto. Kali ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus.
Akibat kejadian tersebut satu pengendara motor tewas dilokasi kejadian.

kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (11/08/2021) sekitar pukul 03.15 WIB di Jl. Raya Dusun Talun Nongko, Deaa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kecelakaan tersebut terjadi pada saat pemadaman lampu PJU yang masih berlangsung di Kabupaten Mojokerto untuk mengurangi mobilitas masyarakat di massa PPKM Level 4.

Kanit Laka Satlantas Polresta Mojokerto IPDA Basoni mengatakan, kecelakaan yang menewaskan salah seorang pemuda bernama Mustakim (19) warga Dusun Pandan Toyo, Desa Pandankrajan, Kabupaten Kemlagi, Mojokerto terjadi cukup cepat..

Dari hasil oleh tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan sekaligus yakni truk parkir dan dua pengendara motor.

Kecelakaan tersebut bermula saat sebuah truk bernomor polisi S 9388 WG yang dikendarai Erwinsah (39) warga Jalan Ibrahim Desa Jatirejo, Kecamatan Ndiwek, Jombang terparkir di samping jalan.

Pada saat yang bersamaan, dua kendaraan bermotor yakni Honda Vario nopol S-6025-SQ yang dikendarai Mustakim (19) Dusun Pandan Toyo, Desa Pandankrajan, Kabupaten Kemlagi, Mojokerto dan Honda Scoppy nopol S-6916-RB yang dikendarai Dimas Wahyu (20) warga Dusun Medowo, Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto melintas dan mendadak menabrak truk yang tengah terparkir.

Saat itu dua kendaraan yang ditumpangi dua pemuda itu melaju dari arah timur kebarat. Kerasnya tabrakan menyebabkan salah satu kendaraan bermotor sampai tertancap pada bagian belakang motor.

“Dua motor ini melaju dari arah timur kebarat kemugkinan dengan kecepatan tinggi, sesampainya dilokasi kedua kendaraan tak bisa menguasai laju kendaraan kemudian menabrak truk,” ungkap Basoni.

Penyebab kecelakaan, kata dia diduga karena korban kurang berkonsentrasi saat berkendara dan dalam kecepatan tinggi. Ditambah kondisi PJU jalan yang mati memperparah kecelakaan tersebut.

“Untuk penyebab pasti masih kita selidiki, sebab kita minim sakai juga pada saat itu PJU tengah padam, hingga kini masih dalam penyelidikan,” paparnya.

Akibat kecelakaan tersebut, satu pengendara motor atas nama Mustakim meninggal dilokasi kejadian sementara satu pengendara lain selamat namun mengalami lupa cukup berat.

“Satu orang meninggal satu lagi luka berat dan sudah di evakuasi ke RS Gedeg,” tegasnya.

Dibantu sejumlah potensi relawan, petugas langsung mengevakuasi jasad korban dengan menggunakan mobil ambulan PMI Kabupaten Mojokerto ke RSUD Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto untuk penanganan medis.

“Untuk barang bukti sudah kita amankan untuk proses lebih lanjut,” tandasnya.

Pos terkait