Melalui Penyuluhan Kasat Binmas Polres Kuansing Bersama Polsek Singingi Sosialisasi Bahaya Narkoba

KUANTAN SINGINGI || Mediahumaspolri.com

Salah Satu upaya Polres Kuansing dalam mengurangi angka penyalahgunaan Narkoba di kalangan Masyarakat dan pemuda yang sampai saat ini cukup mengkhawatirkan, Sat Binmas Polres Kuansing bersama Kapolsek Singingi,Camat Kecamatan Singingi gencar memberikan penyuluhan dan sosialisasi bahaya Narkoba Kepada Tokah Agama,Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Sekecamatan Singingi.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan penyuluhan Tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Kuantan singingi Akp Subagja, S.H didampingi oleh Kapolsek Singingi Iptu Ridwan Butar butar, S.H., M.H.,Ps. Kanit Bin Kamsa Aiptu Aprial Pindes,Ps. Kanit Bin Polmas Aipda Sapriadi, S.H,Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Bripka Dody Irfansya,Briptu Silja Gandi,Bripda Mahfira, Kasium Polsek Singingi Aiptu M. Sayuti,Kanit Intel Polsek Singingi Aipda Eri Darmadi,Bhabinkamtibmas Desa Sungai Sirih Bripka Eki Boy Penalosa,Bhabinsa Desa Sungai Sirih Kopda Savis Nur Putra dan Tim dari UPTD Kesehatan Puskesmas Desa Sungai Sirih dan di ikuti oleh 37 (tiga puluh tujuh) Toga, Toda, Tomas, TP-PKK Dll.

Desa Sungai Sirih melaksanakan bimbingan dan penyuluhan di di Kantor Kepala Desa Sumber Jaya Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuansing, Kamis, (08/06/2023) Pagi

“ Para Toga, Toda, Tomas, TP-PKK sekecamatan Singingi mendapat pengetahuan terhadap bahaya penyalahgunaan Narkoba serta mengenali jenis-jenis Narkotika, efek dan perilaku pengguna barang haram tersebut” jelas Kapolres kuantan singingi AKBP Panguncap Priyo Soegito S.I.K., M.H. Melalui Kasat Binmas Polres Kuantan singingi Akp Subagja, S.H

Kasat Binmas juga mengatakan pengertian dan pemahaman tentang bahaya dan akibat dari narkoba disampaikan , hal ini diharapkan akan dapat mencegah peredaran Narkoba di kalangan Masayarakat dan kalangan Pemuda.

Karena sekarang untuk peredaran Narkoba bukan di sekitar kota saja tapi sudah masuk ke desa-desa dan kampung Kampung dan kalangan anak remaja menjadi salah satu sasaran peredaran dan penyalahgunaan Narkotika. Karenanya diperlukan perhatian khusus untuk menyelamatkan generasi muda sehingga tidak terkontaminasi bujukan dan rayuan menggunakan barang haram tersebut. Peredaran barang terlarang ini tidak mengenal siapa dan apapun profesinya, dan semua punya peluang terjebak Narkoba.

Metode pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba yang paling efektif dan mendasar adalah metode promotif atau Program Pembinaan dan preventif program pencegahan dimana program ini ditujukan kepada masyarakat sehat yang sama sekali belum pernah mengenal narkoba agar mereka mengetahui tentang seluk beluk narkoba sehingga mereka menjadi tidak tertarik untuk menyalahgunakannya.

Upaya yang paling praktis dan nyata adalah represif menindak para produsen, bandar, pengedar dan pemakai narkoba secara hukum dan upaya yang manusiawi adalah kuratif (pengobatan) serta rehabilitatif (Pemulihan Jiwa) bersama kita perangi narkoba,” tutup Akp Subagja, S.H. (jasriadi)

Pos terkait