Oknum Kepala Puskesmas kecamatan Tebing tinggi kabupaten Empat Lawang Tida Mengindahkan  Pesan Singkat dari DPD LSM BAKORNAS Pertanyaan Realisasi Dana BPJS Dan BOK Via Whatsp Tahun 2021-2022

Oknum Kepala Puskesmas kecamatan Tebing tinggi kabupaten Empat Lawang Tida Mengindahkan  Pesan Singkat dari DPD LSM BAKORNAS Pertanyaan Realisasi Dana BPJS Dan BOK Via Whatsp Tahun 2021-2022

Mediahumaspolri.com || Empat Lawang

Bacaan Lainnya

ketua DPD LSM BAKORNAS Sumatera Selatan Feri Indra Leki  akan melayangkan surat klarifikasi  dugaan korupsi berjamaah ke puskesmas tebing tinggi berdasarkan keterangan  staf yang masih di rahasiakan, bahwa staf staf mengeluhkan uang yang di terima dari kepala puskes bahwa tidak sesuai dari presedur yang ada sedangkan dana BPJS tersebut setiap bulannya mencapai Kisan  Rp.100.xxx.xxx juta setiap bulan yang di duga di cairkan 2 sampai 3 bulan, di cairkan kurang lebih 2 tahun ,2021/2022 dan begitu juga dana BOK maka dari itu kami akan mendalami dugaan korupsi ini dan akan menemui DINKES di  kab empat lawang

Saat ketua LSM  menerima bahwa  keluhan dari staf staf puskesmas tebing tinggi tentang penerimaan uang dari BPJS Dan BOK yang mereka terima tidak sesuai prosedur yang ada  seharusnya Rp.1.200xxx sedang kan yang diterima berpariasi mulai Rp.200xxx cuma batas Rp.600.xxx paling besar yang di terima hal tersebut yang di duga  berdalih dana di pangkas karena covid 19 dan di duga ada jatah dari oknum DINKES empat Lawang.

Dalam paparan tersebut ketua DPD LSM BAKORNAS  juga menghubungi kepala puskesmas pesan singkat via whatsap namun tidak ada jawaban  pesan tersebut cuma di baca saja oleh KEPUS ,pesan tersebut guna untuk berita berimbang sesuai dengan keluhan oknum oknum pegawai di puskesmas, kami mempertanyakan masalah uang yang sama tidak uang yang staf lain terima,

Di sini juga ketua LSM  bertanya ke staf staf lain malah mereka ketawa mendengar KEPUS tidak mengindahkan pesan whatsap saya,nah  kata para staf mungkin  tidak sesuai paktanya  mengenai uang yang di beri ke kami pak.terang salah satu staf

 

Dalam hal ini banyak kejanggalan tentang realisasi
Dua dana tersebut apalagi mendengar laporan para staf staf di puskes bahwa di duga SPJ dan LPJ ada dua  dengan laporan isi yang berbeda.

Terbitnya berita ini karena ketua LSM BAKORNAS  coba menghubungi kepala Puskesmas via pesan whatsap tapi tidak di balasnya  sampai sekarang tidak ada jawaban dan di kami menduga banyak dalangnya dari pemkab dan diduga  intansi terkait tutup mata tutup telinga  sehingga sampai saat ini di duga besar kepala

Tim media

Kabiro: feri Indra leki

Pos terkait