Pertemuan Audensi Antara Sekda & Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Off The Record Bagi Para Jurnalis

  • Whatsapp

Pertemuan Audensi Antara Sekda & Gerakan Rakyat Menggugat ( GERAM ) Off The Record Bagi Para Jurnalis”

Media Humas polri.com – Tasikmalaya Sekretaris daerah Dr. H. Muhamad Zen dalam wawancara khusus diruang kerjanya, mengatakan bahwa pertemuan kedua dengan pihak Geram sangat komunikatif gak ada persoalan, karena apa yang disampaikannya ketika ketika hari Jumat kemarin telah dibuktikan, bahwa fihaknya tidak ada sedikitpun ruang untuk keluar dari normatif.

Bacaan Lainnya

*Jadi tidak terlalu jauh menurutnya, maka dari itu sekda mengajak untuk mengawal secara bersama, karena kitapun bukan segala-galanya, Inshaa Allah akan menindak lanjuti dan dilaksanakan baru satu wilayah, tinggal enam wilayah lagi dan akan dipastikan dengan membuat berita acara yang ditanda tangani oleh semua, tikorda, tikor kecamatan dan seluruh kepala desa, hanya dua orang yang tidak hadir karena sakit dan meninggal, pungkas Dr. Zen.
Dan nanti Setelah tujuh wilayah terpenuhi, berarti tinggal enam wilayah lagi, yang tidak hadir secara pribadi akan dikumpulkan akan dibuat berita acara tersendiri, yang jelas sekda tidak akan menerima wakil oleh siapapun.
Jadi pertemuan barusan sudah cair, artinya apa yang disampaikan pada hari Jumat kemarin sudah dibuktikan dan tidak ada hal-hal lain.

Dr. Zen sangat apresiasi pada teman-teman dari Geram dalam menyampaikan pendapat untuk menyempurnakan langkah, karena untuk mengentaskan kemiskinan khususnya tidak cukup oleh pemerintah saja, tentu perlu partisipasi dari semua komponen masyarakat, jadi pada intinya dikatakannya karena pernah menjadi kadinsos sebelumnya, tahu persis bagaimana permasalahan PMKS permasalahan kesejahteraan sosial masyarakat itu bisa diselesaikan oleh PSKS potensi sosial kesehatan masyarakat.

Menurutnya PSKS termasuk LSM yang punya konsen tersendiri, karangtaruna dan siapapun yang punya kontribusi bagi pengentasan kemiskinan untuk membantu masyarakat yang kekurangan itu disebut Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial.
Yang jelas untuk memastikan bantuan dari pemerintah sampai kepada KPM secara utuh, dan jumlahnya juga tidak sedikit sekitar 220 ribu lebih KPM.

Sedangkan laporan dari kantor pos 900 KPM yang belum tersalurkan, dan kini tinggal 500 KPM lagi dan kantor pos akan berjuang untuk menyalurkan pada minggu ini pada KPM secara keseluruhan.

Maka dari itu juga pada kelompok penerima manfaat, bantuan yang diberikan harus sesuai peraturan dari kementerian sosial, bantuan agar dibelanjakan benar-benar untuk kebutuhan pangan, sekda mengakhiri keterangan persnya.

MHP-Jbr Tasikmalaya kab
.iis.susilawati-ig

Pos terkait