Razia masker gabungan unsur Tni, Polri dan Satpol PP. Banyak masyarakat terjaring

  • Whatsapp
banner 728x250

Razia masker gabungan unsur Tni, Polri dan Satpol PP. Banyak masyarakat terjaring

*Humas Polri*(Kalimantan Timur), -Pemerintah Kota samarinda melakukan razia gabungan unsur Tni, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),kota samarinda terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker khusus nya para pengendara kendaraan bermotor di wilayah pasar sungai dama, kecamatan samarinda ilir, kota samarinda,pagi tadi pukul 09:00 Wita (5/8).

Razia di lakukan demi menyadarkan masyarakat akan penting nya menggunakan masker di saat penyebaran virus covid-19 yang angkanya semakin meningkat akhir akhir ini, kegiatan ini di lakukan di persimpangan jembatan Sungai Dama.

Reza seorang petugas Satuan polisi pamong praja ( Satpol PP) kota samarinda mengatakan operasi ini akan rutin di laksanakan setiap hari di setiap wilayah kecamatan se samarinda, khususnya samarinda Ilir.

“Kegiatan ini akan di lakukan setiap hari dan akan di lakukan dua kali sehari yaitu pagi dan malam hari, kegiatan pagi di mulai pada pukul 09:00 Wita sampai dengan selesai dan pada malam hari di lakukan pada pukul 20:00 Wita sampai dengan selesai, ” Terang nya.

Meskipun banyak petugas yang berjaga akan tetapi masih banyak pelanggar yang tidak menggunakan masker yang bisa lolos dari penjagaan petugas, bahkan ada juga yang berusaha melarikan diri kemudian tertangkap di beri hukuman Push up selain di sarankan membeli masker di apotik yang tidak jauh dari lokasi razia.

Fahruji (21) seorang pengendara yang berusaha kabur dari petugas mengatakan dirinya takut di berhentikan karena tidak membawa surat surat kendaraan.

“Saya takut saya pikir ada razia surat kendaraan, makanya saya berusaha kabur dan menghindari petugas sebelum tertangkap dan di berikan sanksi, ” Ucapnya.

Pihak Satpol PP menjelaskan Razia ini akan terus dilakukan selama aturan PPKM level 4 di berlakukan untuk mencegah lebih banyak lagi kasus pasien terkonfirmasi covid di samarinda.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap hari, bagi yang melanggar tidak menggunakan masker kami hanya memberikan sanksi agar membeli di apotek terdekat, ” Tutup nya.

Pos terkait