TRAGIS SEORANG IBU DAN ANAK JD KORBAN PEMBUNUHAN KAPOLSEK KLAIM KRIMINAL MURNI BKN OTK

TRAGIS SEORANG IBU DAN ANAK JD KORBAN PEMBUNUHAN KAPOLSEK KLAIM KRIMINAL MURNI BKN OTK.

Mediahumaspolri || LORE

Bacaan Lainnya

Peristiwa Pembunuhan seorang ibu dan anak yang masi tergolong balita peristiwa mengerikan terjadi diDesa Watutau kec.Lore piore kabupaten Poso.

Dari keterangan kronologis yang berhasil didapatkan oleh awak media melalui Kapolsek Lore Utara Iptu Kurniadi menjelaskan Korban bernama Dince Tope(51) berprofesi sebagai ASN tewas secarah menganaskan dengan luka bacokan dan luka tusuk hingga Diarel Dahi sebelah kiri terdapat luka sobek disebapkan benda tajam yang mengakibatkan pendarahan hingga nyawa sikorban tidak dapat diselamatkan.

Selanjutnya kata Kurniadi”Korban Anak balita Klearista Walili (3) tewas akibat pukulan keras dengan kondisi tengkorak Kepalah bagian belakang Retak,dan luka pada mata sebelah kiri diduga kuat disebapkan hantaman keras oleh pelaku kriminal murni dengan benda Tumpul berupa kayu.Bebernya”Kurniadi.

Adapun keterangan saksi di TKP yang berhasil kami peroleh Kata Kurniadi,”kejadianya Minggu 26/06/22 sekitar jam 00:10 WITA setelah saya mendapatkan laporan Bhabinkamtibmas Watutau Brigpol Welfrit didatangi oleh LK,Andriano menyampaikan bahwa ada kejadian pembunuhan yang terjadi dikeluarga Walili Tope.

Mendengar laporan warga tersebut Bhabinkamtibmas desa Watutau langsung menuju ke TKP dan setelah itu menghubungi piket jaga Mako Polsek Lore Utara untuk melapor kejadian tersebut.

Dari keterangan saksi Perempuan bernama Alma tak lain tetangga korban mendengar jeritan orang kesakitan dari arah rumah korban,setelah mendengar jeritan saksi menujuh rumah korban untuk memastikan suarah jeritan tersebut.Ungkap”Kurniadi pada saat saksi masuk kerumah korban mendapati posisi lampu diruang tamu dalam keadaan mati berbekal keberanian saksi mendekati pintu kamar terbuka sedikit memastikan suara,ahirnya saksi mendapatkan posisi korban Perempuan Dince Tipe(51)sudah dalam keadaan penuh darah.

Kemudian saksi mencobah menanyakan apa yang menyebapkan sikorban Dince Tipe sehingga bisa berlumuran darah,namun tak ada jawaban dikarenakan sikorban sudah dalam kondisi sekarat saksi hanya bisa melihat langsung sikorban menjerit kesakitan.

melihat kondisi korban sudah tidak berdaya saksi memanggil suaminya meminta pertolongan, berselang 5 Menit saksi LK.Yamres datang dan langsung melihat korban yang berada diatas tempat tidur dan mencobah memberikan pertolongan namun nyawa sikorban Pr.Dince Tope tidak bisa tertolong.Kata”Kurniadi berdasarkan pengakuan Kedua saksi suami istri di TKP.

Hingga saat ini pelaku pembunuhan kriminal murni Masi diproses penyelidikan,maka dalam kesempatan pertemuan dengan keluarga duka Kapolsek IPTU Kurniadi menghimbau,agar tidak terprovokasi dengan opini yang tidak bertanggung jawab dikarena sebelumnya suda sempat beredar dikalangan masyarakat penyebap pembunuhan OTK/Teroris,namun hasil pemeriksaan di TKP menunjukan perbuatan itu adalah kriminal murni bukan pelaku Teroris dikarenakan tiada satupun barang berharga korban hilang.

Sehingga saya selaku Kapolsek meminta agar keluarga korban duka tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum cukup menyerahkan persoalan ini kepada kepolisian.Paparnya.(Arwis)

Pos terkait