DIDUGA TANPA PENGAWASAN PROYEK HOTMIX CV CLARA PRIMA MANDIRI ASAL JADI DEMI MERAUP UNTUNG BESAR

DIDUGA TANPA PENGAWASAN PROYEK HOTMIX CV CLARA PRIMA MANDIRI ASAL JADI DEMI MERAUP UNTUNG BESAR

Mediahumaspolri.com | Taput

Bacaan Lainnya

Masyarakat setempat selaku pengguna jalan meminta kepada rekanan Dinas PUTR Taput, cv clara prima mandiri sebagai pelaksanaan proyek hotmix di berbagai Desa dalam mengerjakanya jangan asal – asalan dikerjakan asal jadi saja, kesalnya.
Hal itu diungkapkan mereka kepada Mediahumsapolri menyahuti laporan lisan masyarakat sekitar yang menyebutkan proyek hotmix yang dikerjakan oleh cv clara prima mandiri asal jadi saja demi meraup Untung besar diduga tidak sesuai bestek.
Ironisnya pelaksanaan proyek hotmix tersebut sampai saat ini tidak diketahui siapa penanggung jawab pelaksanaanya karena tidak ada ditemukan dilokasi siapa kontraktornya, PPK, pengawas bahkan Kabid sama Kadis Dalan Simajuntak susah ditemui untuk dikonfirmasi.
Untuk itulah Mediahumsapolri mewakili masyarakat Taput tentunya sangat aspiratif terhadap keluhan warga Desa Hutabarat Kecamatan Tarutung bersama warga Desa Pattis Kecamatan Pahae Julu
Ketua lembaga Pemantauan Pengawasan Pembangunan Sumatera Utara (LP3SU) Sahala Saragi menghimbau sekaligus meminta tegas kepada setiap rekanan yang mengerjakan proyek di Kabupaten Tapanuli Utara khususnya di Kecamatan Tarutung.
Kecamatan Pahae Julu agar meningkatkan kwalitas proyek sehingga penyaluran uang negara melalui APBD Taput tidak sia – sia namun sesuai temuan lapangan kedua proyek ini diduga bermasalah dan kami akan segera melaporkanya ke KPK, tegasnya saat menginvestigasi proyek.
Proyek rekonstruksi jalan simpang jalan negara Panaharan Kecamatan Tarutung dengan volume hotmix panjang 715 meter lebar 3 meter dan jumlah dana Rp 800.727.999.99 dimulai tanggal 23 September sampai 16 Desember 2022.
Proyek rehabilitasi jalan peanornor – Pantis – Sitapean kecamatan Pahae Julu sepanjang 355 meter dan lebar 3 meter pagu Rp 399.450.000,03 dimulai 15 Juli hingga 30 Desember 2022 keduanya dikerjakan cv clara prima mandiri.
Awak media Indo Globe News Pansir Siregar saat turun kelokasi menemukan proyek hotmix yang diduga panjang serta lebar, ketebalan juga mutu aspal yang digunakan kami ragukan kesalnya bersama team media – LSM, apakah nantinya akan dibuat kan juga beram jalan? tanya mereka.
Begitu juga pendapat Saut Pasaribu LSM Patroli Hukum Indonesia “dilokasi kami kami temukan batu bertumpuk yang diduga tidak sesuai spesifikasi maka wajar kami menduga proyek ini tidak sesuai RAB nya bahkan batu kerikil yang digunakan apakah sesuai petunjuk yang ada?.ALAIN DELON

Pos terkait